Gerakan Protes di Goa: Tolak Kasino Terapung
PROTES 1 MIN READ

Gerakan Protes di Goa: Tolak Kasino Terapung

Protes terhadap keberadaan kasino terapung di Goa, India, semakin mendapatkan momentum. Masyarakat di bawah gerakan 'Cukup Sudah' yang dipimpin oleh mantan Ketua Mahkamah Agung, Ferdino Rebello, bersatu menolak perjudian di Sungai Mandovi. Mereka telah mendirikan kantor pusat di Panaji, menunjukkan kesungguhan mereka dalam menangani isu ini. Rebello, yang berpengalaman dalam hukum, menyoroti pelanggaran terhadap Undang-Undang Perjudian di India dan menyatakan bahwa kapal-kapal kasino itu tidak hanya inkompatibel dengan lingkungan tetapi juga ilegal. Ia juga telah mengirim surat kepada Kepala Menteri Goa, Pramod Sawant, dan menekankan perlunya tindakan segera. "Bila pemerintah tetap diam, mungkin sudah saatnya memikirkan kepemimpinan baru," ujarnya.

Gerakan ini tidak hanya berjuang melawan kasino, tetapi juga melawan pembangunan tidak terkendali di Goa. Rebello berkomitmen menyebarkan kampanye ini hingga ke tingkat pemerintahan terkecil, yaitu desa atau taluka. Baginya, ini adalah upaya menjaga identitas dan budaya Goa dari ancaman pembangunan berlebihan.

Perizinan dan Regulasi Kasino di Goa

Secara nasional, peraturan melarang kasino, namun Goa termasuk dalam sedikit wilayah yang mengizinkan operasinya. Saat ini, ada 13 kasino di Goa; tujuh daratan dan enam di Sungai Mandovi. Bulan Maret lalu, Menteri Sawant mengumumkan kenaikan biaya lisensi untuk kasino darat yang baru. Sementara rencana pemindahan kasino terapung belum terealisasi. Meski pemerintah berjanji untuk relokasi, belum ada langkah konkret yang dilakukan. Rencana untuk mengganti kapal kecil dengan yang lebih besar berkapasitas 2.000 penumpang menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat lokal terkait dampak lingkungan dan sosial di Goa.