Baru-baru ini, perhatian terpusat pada inisiatif Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) yang ingin mengubah format pelaporan dari triwulanan menjadi semi-tahunan. Perubahan ini dipercaya akan memberi manfaat bagi saham perusahaan di sektor game yang sering mengalami fluktuasi. Industri game dianggap lebih fluktuatif dibandingkan sektor lain seperti perhotelan tanpa elemen gaming. Kondisi musiman seringkali mempengaruhi harga saham di setiap kuartal, sehingga laporan yang lebih jarang diharapkan bisa menstabilkan situasi tersebut.
Rasional di Balik Sistem Pelaporan Semi-Tahunan
Jika proposal ini disetujui, perusahaan publik di Amerika Serikat tak perlu lagi menyerahkan laporan triwulanan menggunakan Form 10-Q. Sebagai gantinya, mereka hanya perlu menyusun satu laporan semi-tahunan melalui form baru, yaitu Form 10-S. Tenggat waktu penyampaiannya diperkirakan antara 40 hingga 45 hari setelah tutup semester fiskal, tergantung status perusahaan. Selain itu, perubahan ini juga akan memodifikasi regulasi lain dari SEC, seperti Regulation S-X, yang mengatur struktur dan isi laporan keuangan korporasi.
Asal-Usul Pelaporan Triwulanan
Sejak tahun 1934, SEC telah mengawasi perusahaan publik AS melalui pelaporan berkala. Awalnya, tidak ada jadwal tetap sampai pada 1955 ketika sistem semi-tahunan dimulai. Namun, model triwulanan seperti yang kita kenal sekarang diimplementasikan pada 1970 dan berlanjut hingga saat ini. Kritikus sering menyatakan bahwa pelaporan triwulanan mendorong perusahaan untuk fokus lebih pada hasil jangka pendek daripada tujuan jangka panjang mereka.
Dampak pada Perusahaan Taruhan Olahraga
Bagi perusahaan taruhan olahraga di AS, kuartal keempat dan pertama merupakan periode sibuk karena bertepatan dengan musim NFL dan turnamen March Madness. Pergantian ke sistem semi-tahunan dapat memberikan ruang lebih untuk menunda pelaporan hasil yang kurang memuaskan selama periode yang ramai tersebut. Dua bulan pertama musim NFL menjadi waktu yang penting untuk menarik dan mempertahankan pelanggan, serta meluncurkan produk baru. Sistem pelaporan yang baru ini memfasilitasi perusahaan untuk menunda pengungkapan kinerja yang kurang memuaskan untuk beberapa waktu.
Pengaruh pada Proses IPO
Perubahan ini juga dapat meningkatkan minat terhadap penawaran umum perdana (IPO) di AS. Beberapa perusahaan game besar sebelumnya memilih privat, seperti Caesars dan IGT/Everi. Namun, dengan pelaporan yang lebih fleksibel, minat untuk kembali ke pasar publik melalui IPO mungkin meningkat di masa mendatang. Inisiatif "Menjadikan IPO Menarik Kembali" bertujuan untuk meringankan beban sebagai perusahaan publik, yang dapat mempengaruhi keputusan perusahaan untuk menjadi atau tetap sebagai perusahaan publik.
Sudut Pandang Penyedia Layanan
Sebagai tambahan, penyedia layanan di industri ini juga mungkin mendapatkan keuntungan dari frekuensi pelaporan yang lebih rendah. Proses riset dan pengembangan yang umumnya membutuhkan waktu lama bisa berjalan dengan lebih tenang di bawah sistem baru ini.